Bekasi – SMP IT Al Fawwaz menggelar kegiatan Family Gathering pada 20–21 Desember sebagai ajang mempererat ukhuwah, kebersamaan, dan kekompakan seluruh civitas sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dewan guru, pengurus yayasan, serta keluarga masing-masing, sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyegaran di akhir semester.
Rombongan berangkat dari Bekasi menggunakan dua unit bus menuju destinasi utama D’Castello Subang, sebuah objek wisata edukatif dan rekreatif yang beralamat di Jl. Raya Subang–Ciater No. Km 9, Cibogo, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41285. Setibanya di lokasi, peserta menikmati suasana wisata bernuansa Eropa yang menjadi daya tarik utama D’Castello.

Setelah melaksanakan salat Zuhur, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Lembah Ciater Resort Management by Sahid untuk beristirahat dan menginap. Pada sore hari, suasana semakin meriah dengan berbagai games seru bersama guru dan keluarga, di antaranya keranjang bola, sedotan karet, dan pecah balon, yang dirancang untuk melatih kerja sama, kekompakan, dan keceriaan seluruh peserta.
Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan malam keakraban setelah makan malam bersama. Dalam sambutannya, Kepala SMP IT Al Fawwaz, Ustadz Ade Hery Iswanto, S.M., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Bani Abdullah Ompak atas dukungan dan perhatiannya kepada para guru. Family gathering ini menjadi momen berharga untuk menguatkan kebersamaan dan semangat dalam mendidik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bani Abdullah Ompak yang menaungi SMP IT Al Fawwaz, Drs. H. Muallif Widjono, memberikan nasihat dan motivasi kepada para asatidz beserta keluarga.
“Guru adalah pekerjaan yang paling mulia, karena dari tangan gurulah lahir generasi masa depan. Jagalah keikhlasan dan niat dalam mendidik,” pesannya.
Beliau juga mengingatkan pentingnya kesadaran akan akhir kehidupan dengan mengutip hadis Rasulullah ﷺ:
“Orang yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak mengingat kematian dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelahnya.” (HR. Ibnu Majah).

Keesokan paginya, kegiatan diawali dengan senam bersama dan sarapan, dilanjutkan games anak-anak guru yang berlangsung seru dan penuh keceriaan. Setelah salat Zuhur, seluruh rombongan kembali ke Bekasi dengan membawa kenangan hangat dan semangat baru untuk melanjutkan amanah pendidikan.
