SMP IT Al-Fawwaz Cikarang Pusat kembali menghadirkan inovasi kreatif dalam dunia pendidikan melalui media pembelajaran bertajuk “Puisi Akrostik Berbantu Buku Diksi Ajaib” yang dikembangkan oleh Rezki Islami, M.Pd., Gr. Media ini dirancang khusus untuk membantu peserta didik SMP dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada materi menulis puisi akrostik.
“Buku Diksi Ajaib” merupakan media pembelajaran berbasis papan visual interaktif yang berisi kumpulan diksi puitis berdasarkan emosi, suasana, majas, kata sukar, sinonim, hingga ungkapan kreatif. Kehadiran media ini menjadi solusi atas rendahnya minat dan keterampilan siswa dalam menulis puisi. Dengan media tersebut, siswa dapat lebih mudah menemukan ide, memilih kata yang tepat, serta mengekspresikan perasaan melalui karya sastra secara lebih kreatif dan bermakna.

Media pembelajaran ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya membantu siswa menemukan ide dalam menulis puisi, mempermudah pemilihan diksi yang puitis dan bermakna, meningkatkan kreativitas serta keterampilan menulis, menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang menyenangkan dan interaktif, hingga menumbuhkan budaya literasi dan keberanian berekspresi pada peserta didik.
Dalam penggunaannya, “Buku Diksi Ajaib” terdiri atas berbagai komponen penting seperti papan visual utama, kumpulan diksi berdasarkan emosi, majas dan ungkapan puitis, kata sukar beserta sinonim, hiasan visual dan warna tematik, contoh puisi akrostik, hingga petunjuk penggunaan media. Seluruh komponen tersebut disusun secara menarik agar siswa lebih mudah memahami materi dan menikmati proses belajar.
Proses penggunaan media dilakukan melalui beberapa tahapan. Pada tahap persiapan, guru menyiapkan media dan menjelaskan konsep puisi akrostik kepada siswa, kemudian siswa menentukan nama atau tema puisi yang akan dibuat. Selanjutnya pada tahap penggunaan media, siswa mengamati papan “Buku Diksi Ajaib”, memilih diksi sesuai tema dan emosi puisi, lalu mulai menyusun puisi akrostik berdasarkan huruf awal nama atau tema tertentu dengan bimbingan guru.
Setelah proses menulis selesai, siswa memasuki tahap presentasi dengan membacakan hasil puisi di depan kelas. Guru dan siswa lainnya memberikan apresiasi terhadap karya yang telah dibuat. Kegiatan kemudian ditutup dengan tahap refleksi berupa evaluasi pembelajaran, penyampaian pengalaman dan kesulitan siswa selama proses menulis, serta pemberian motivasi dan umpan balik dari guru.
Melalui inovasi “Buku Diksi Ajaib”, pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih menarik, menyenangkan, dan tidak membosankan. Media ini juga membantu meningkatkan keberanian siswa dalam berekspresi, mudah diterapkan di berbagai jenjang pendidikan, serta mendukung pembelajaran mendalam (deep learning) dan budaya literasi sekolah.
